Review Qinara Inn Medan: Ratingnya 3,6 — Tapi Saya Sudah Empat Kali Menginap

Rating Google-nya hanya 3,6 dari 80 ulasan. Saya sudah empat kali menginap dan tetap merekomendasikannya — ini bagian mana dari keluhan itu yang benar, dan mana yang tidak.

·

Ulasan Veriview

Kover ulasan Qinara Inn di Medan, Sumatera Utara oleh Veriview

Ulasan Veriview ditulis secara independen berdasarkan pengalaman langsung penulis, tanpa kompensasi dari pihak yang diulas. Selengkapnya.

Ringkasan Cepat

  • Lokasi: Jl. Letda Sujono No. 84 B, Tembung, Kec. Medan Tembung, Kota Medan, Sumatera Utara 20223
  • Peta: Lihat di Google Maps
  • Kontak: +62 822-2333-6578
  • Rating Google: 3,6 dari 80 ulasan (per Agustus 2026)
  • Tarif yang saya bayar: Rp336.454 untuk 2 malam (Standard Twin, Juli 2026) — sekitar Rp168.000 per malam
  • Periode menginap: November 2024, Januari 2025, April 2025, Juli 2026 (empat kali)
  • Penilaian Veriview: Direkomendasikan, dengan catatan

Mari Kita Bicarakan Angka 3,6 Itu Lebih Dulu

Biasanya review dimulai dengan pujian. Kali ini saya mulai dari masalahnya.

Qinara Inn punya rating Google 3,6 dari 80 ulasan — angka yang, jujur saja, akan membuat sebagian orang langsung menutup tab dan mencari tempat lain. Beberapa ulasannya bahkan cukup keras. Ada tamu yang menemukan kamarnya tidak bersih. Ada yang merasa dituduh merusak fasilitas saat check-out. Ada yang mengeluhkan kamar terlalu sempit dan pintu kamar mandi model lipat yang tidak menutup rapat.

Saya sudah empat kali menginap di sana, dan tetap akan bilang: pesan saja.

Rating 3,6 adalah informasi, bukan vonis.

Dua hal ini terdengar bertentangan. Tapi saya rasa tidak. Jadi izinkan saya menjelaskan bagian mana dari keluhan itu yang benar, bagian mana yang tidak saya alami, dan — yang paling penting — apa yang membuat perbedaannya.

Yang Tidak Saya Alami

Kebersihan

Dari empat kali menginap, dalam rentang hampir dua tahun, saya tidak pernah mendapati kamar yang kotor. Tidak sekali pun. Ini bukan pembelaan buta; ini catatan dari empat titik waktu yang berbeda, dipesan pada musim yang berbeda. Kalau kebersihan di sini benar-benar buruk secara sistemik, secara statistik saya semestinya sudah kena setidaknya sekali.

Masalah saat check-out

Juga tidak pernah. Semua proses berjalan lancar, tanpa gesekan, tanpa tagihan mendadak. Saya keluar dari sana empat kali tanpa cerita buruk.

Dugaan saya, keluhan-keluhan itu berasal dari periode atau shift tertentu, bukan gambaran permanen. Penginapan kecil sangat bergantung pada siapa yang bertugas malam itu. Itu kelemahan struktural kelas ini, dan calon tamu memang perlu tahu.

Yang Memang Benar

Kamarnya sempit. Ini keluhan yang saya akui sepenuhnya. Kalau Anda datang bersama keluarga dan berharap ruang gerak lega, Anda akan kecewa. Qinara Inn paling pas untuk satu atau dua orang. Titik.

Penting juga dipahami: ini penginapan, bukan hotel. Bentuk bangunannya mirip ruko. Jangan datang dengan bayangan lobi luas, resepsionis berseragam, atau restoran di lantai dasar. Kalau ekspektasi Anda sudah disetel di titik yang tepat sejak awal, banyak “kekurangan” yang dikeluhkan orang lain akan terasa wajar saja.

Kenapa Saya Terus Kembali

Kalau saya harus mengurutkan alasannya, urutannya begini: harga, lokasi, kenyamanan kamar, lalu kebiasaan.

Harga

Sekitar Rp168.000 per malam untuk kamar Standard Twin — dan itu sudah termasuk pajak. Pada tarif segini, pertanyaannya bukan lagi “apakah tempat ini sempurna”, melainkan “apakah ada yang lebih baik di angka yang sama”. Di Medan Tembung, sejauh pengalaman saya, tidak banyak.

Lokasi

Ini bagian yang jarang dibahas ulasan lain, padahal justru paling berharga.

Qinara Inn dekat dengan pintu tol. Buat siapa pun yang pernah terjebak lalu lintas Medan, kalimat itu tidak butuh penjelasan tambahan. Anda bisa masuk dan keluar kota tanpa harus menyeberangi kemacetan yang biasanya memakan waktu berlipat. Untuk perjalanan yang bertumpu pada jadwal — kejar penerbangan, kejar rapat, lanjut ke luar kota — nilai ini besar sekali.

Parkir

Parkirnya nyaman dan lapang untuk kendaraan. Terdengar sepele, tapi bagi yang bepergian dengan mobil, penginapan murah dengan parkir aman itu kombinasi yang tidak selalu mudah didapat.

Kopi

Ada kopi termos yang tersedia, dan di sekitarnya berdiri beberapa warung kopi. Buat orang yang terbiasa memulai hari dengan kopi dan mengakhiri malam juga dengan kopi, ini menutupi ketiadaan restoran di dalam penginapan.

Suasananya

Kalau Qinara Inn saya bayangkan sebagai tuan rumah, dia tipe yang hangat dan santai — tidak kaku, tidak formal, tidak berjarak. Ini yang membuat empat kali menginap tidak terasa seperti transaksi berulang.

Cocok Untuk Siapa

Sangat cocok untuk

  • Pelancong solo atau berdua dengan anggaran ketat
  • Perjalanan yang butuh akses cepat ke tol dan menghindari macet Medan
  • Yang membawa kendaraan pribadi dan butuh parkir aman
  • Yang paham bedanya penginapan dan hotel, lalu menyetel ekspektasi sesuai harga

Kurang cocok untuk

  • Keluarga atau rombongan — kamarnya terlalu sempit
  • Yang mengharapkan fasilitas hotel: restoran, layanan kamar, lobi
  • Yang butuh ruang kerja lega untuk menginap panjang

Kesimpulan

Rating 3,6 adalah informasi, bukan vonis. Angka itu mengumpulkan pengalaman puluhan orang dengan ekspektasi yang sangat berbeda-beda — sebagian mungkin datang mengira ini hotel, lalu kecewa menemukan penginapan.

Empat kali menginap membuat saya melihat pola yang berbeda: kamar selalu bersih, check-out selalu lancar, harga selalu masuk akal, dan lokasinya menyelamatkan waktu setiap kali. Kamarnya memang sempit, dan itu tidak akan berubah.

Jadi rekomendasi saya sederhana. Kalau Anda sendirian atau berdua, membawa mobil, dan butuh basis yang murah serta gampang diakses dari tol — pesan saja. Kalau Anda membawa keluarga dan mengharapkan kenyamanan hotel, cari yang lain, dan Anda akan lebih bahagia.

Review ini ditulis berdasarkan empat kali menginap langsung antara November 2024 dan Juli 2026. Rating Google dikutip per Agustus 2026. veriview.store tidak menerima kompensasi dari pihak penginapan.


Lanjutkan

Ulasan lainnya